Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Thursday, 27 March 2014

Model Seksi Ini Dipukuli Pengusaha Hingga Babak Belur

Pavel Ushanov boleh disebut sebagai seorang jutawan dengan harta melimpah. Tapi kalo urusan nyali, pria berusia 33 tahun ini benar-benar tidak mencerminkan seorang laki-laki sejati. kenapa? Karena dia memukuli pacarnya sampai babak belur.

Dan parahnya, CEO perusahaan telekomunikasi Rusia, Devino Telecom ini kabur usai memukuli kekasihnya tersebut.


Alexandra Sereda
Kemolekan paras Alexandra Sereda dalam posenya sebagai model

kejadian bermula saat pacar Pavel, Alexandra Sereda mengatakan ingin putus. Hubungan pengusaha dan model cantik ini sudah berjalan selama dua tahun. Ternyata, Pavel tidak suka mendenagrnya. Saking marahnya, dia memukuli Alexandra tanpa henti selama 10 menit.

Alexandra Sereda
Alexandra Sereda, dikenal sebagai model beken di Rusia

Alexandra mengaku Pavel datang ke apartemennya jam 7 pagi. Karena tahu Pavel sedang emosi, Alexandra tidak mau membuka pintu. Tapi Pavel memaksa dan tidak mau pergi sebelum pintu dibuka.

Pavel Ushanov-Alexandra Sereda
Pavel Ushanovdan Alexandra Sereda ketika mereka masih menjalin hubungan

Ketika Alexandra buka pintu, Pavel langsung memukul kepalanya. Meski Alexandra sudah menangis, Pavel tetap mengamuk. Alexandra berhasil selamat setelah berhasil kabur lewat pintu. Untungnya, dia membawa serta ponselnya. Segera, Alexandra menelepon polisi.

Alexandra Sereda
Wajah Alexandra sesaat setelah dipukuli oleh Pavel dan diselamatkan oleh polisi
Alexanderera Sereda
Wajah Alexandra kini telah berangsur membaik, tidak babak belur lagi seperti saat pertama kali diselamatkan oleh polisi

Pavel sendiri kabur setelah polisi datang. Polisi sudah mengeluarkan surat perintah penangkapannya. Apakah Pavel akan aman dari jeratan hukum? Mengingat dia orang kaya, dan kata orang kondisi penegakan hukum di Rusia tidak beda jauh dengan di Indonesia. Selama ada duit, semua bisa diatur)

http://www.memobee.com/foto-model-cantik-ini-dipukuli-pengusaha-hingga-babak-belur-11961-eij.html

No comments:

Post a Comment