Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Saturday, 21 June 2014

Manusia Raksasa Pernah Kuasai Pemerintahan AS

Dalam buku 'The Ancient Giants Who Ruled America: The Missing Skeletons and the Great Smithsonian Cover-Up' menceritakan artikel surat kabar dan foto, sumber orang pertama, catatan sejarah, dan laporan lapangan diilustrasikan selama kurun waktu 400 tahun.

Mata spesies raksasa yang punah, tulang mengisi gundukan Amerika, telah menatap pada Niagara, seperti yang kita lakukan sekarang. (Abraham Lincoln, 1848)

Richard J Dewhurst mengungkapkan bahwa Amerika Utara pernah diperintah oleh ras manusia raksasa, dan Smithsonian telah merahasiakan bukti fisik selama hampir 150 tahun. Sementara itu, dia juga menceritakan bahwa suku Indian di Amerika mencegah penelitian gundukan, meskipun mengakui bahwa mereka tidak membangunnya. Dewhurst adalah pemenang Emmy Award kategori penulis HBO dokumenter 'Dear America: Letters Home from Vietnam'. Dia menulis dan mengedit History Channel, Arts & Entertainment Channel, PBS, Fox Television dan Fox Films, ABC News, TNT, Paramount Pictures, serta Miami Herald.

Bukti Fosil Manusia Raksasa Sejak 10,000 Tahun Lalu

Tak hanya kisah peradaban Olmec yang diselimuti patung-patung raksasa, gundukan di Virginia Barat merupakan kunci dalam memahami kisah nyata manusia raksasa yang pernah memerintah wilayah Amerika. Tidak hanya situs gundukan Virginia Barat di Charleston, Wheeling dan Moundsville, beberapa ukuran paling signifikan telah ditemukan di Amerika Serikat. Pada tahun 1883, Smithsonian mengirim tim arkeolog ke gundukan South Charleston yang dipimpin oleh Colonel Morris untuk melakukan penggalian ekstensif pada 50 gundukan.




Laporan penggalian menjelaskan bahwa tim peneliti menemukan berbagai bukti keberadaan ras manusia raksasa, tinggi tubuh lebih ari ukuran manusia normal dan dihiasi enam gelang tembaga berat di setiap pergelangan tangan, dan pada bahu ditemukan tiga lempeng mika berukuran besar. Di gundukan lain, para penggali juga menemukan sebuah lingkaran dengan sepuluh kerangka raksasa dan kubah bawah tanah. Berbagai tembaga dan ornamen mika, barang-barang religius, pipa dan ujung tombak juga ditemukan disatu lokasi.

Di kedalaman sembilan meter, kerangka raksasa lain ditemukan pada sisa-sisa kulit kayu dan peti mati. Dalam laporan temuan, raksasa ini memiliki tengkorak dari jenis terkompresi (Flat Head). Kerangka menunjukkan karakteristik 'kepala kerucut' mirip dengan yang ditemukan di Amerika Selatan dan Mesir. Sementara penggalian diwilayah lain, arkeolog menemukan kelompok ras raksasa dengan formasi tengkorak tidak biasa berbentuk dahi rendah dan miring kembali secara bertahap. Sedangkan bagian belakang kepala sangat menonjol, jauh berbeda dengan tengkorak manusia saat ini.

Didekat penggalian tersebut telah ditemukan dinding sepanjang delapan mil dan kuil di puncak bukit. Pencarian fosil diteruskan hingga menyusuri Sungai Cheat pada tahun 1774, mereka menemukan pemukim yang mereka sebut The Giant Town, disana ditemukan berbagai kerangka manusia raksasa yang tingginya paling signifikan, tengkorak pria setinggi 8 kaki.

Sisa-sisa manusia raksasa kuno telah ditemukan di seluruh New York dan New England, setidaknya berasal dari tahun 9000 SM. Laporan penelitian Syracuse Herald American tahun 1983, antropolog dari Buffalo Museum of Science menyebutkan telah ditemukan 1400 artefak yang digali dari sebuah situs Phoenix Hill. Laporan sejarah tertulis 'A History of Livingston County, New York' yang diterbitkan pada tahun 1824, bahwa pada tahun 1811 sebuah gundukan Indian di Mount Morris telah digali dan ditemukan medali kasar, pipa dan fosil raksasa berukuran besar, tulang rahang yang besar.

Tahun 1871, laporan surat kabar Cayuga NY melaporkan bahwa 200 kerangka telah ditemukan direruntuhan gundukan tepi Grand River. Kerangka ini dalam keadaan sempurna dan fosil itu bertubuh raksasa, beberapa diantaranya berukuran sembilan meter, sangat sedikit yang kurang dari tujuh meter. Kota yang hilang juga ditemukan disebuah peternakan Dunville NY, berkaitan dengan dua ton arang dan berbagai alat yang menunjukkan bahwa situs tersebut merupakan sebuah 'workshop pandai besi'. Selain itu ditemukan kapak, tomahawk, manik-manik dan pipa rokok berukiran kepala anjing, tengkorak raksasa juga ditemukan dari ukuran yang sangat besar hingga dua kali ukuran manusia normal dengan berbagai bentuk.

Penemuan di Ohio mungkin paling banyak dan paling tidak biasa, fosil raksasa berukuran 8 hingga 10 meter. Ada juga temuan tablet Cincinnati bertuliskan Hieroglif, tekstil yang menyerupai orang-orang Assyria dan Babilonia. Fosil tengkorak telah diperiksa oleh seorang ahli bedah dan membuktikan, bahwa telah terjadi operasi otak dimana teknologinya lebih unggul daripada saat ini, serta bukti metalurgi, tempa, terak, besi dan bahkan gergaji.

Pada tahun 1888, sebuah kelompok militer Logan Grey dipimpin oleh AM Jones sedang latihan militer di sebuah pulau kecil di Eagle Lake dekat Warsaw, Indiana. Dibawah batu datar, mereka menemukan sebuah lubang mengarah ke pintu masuk sebuah gua rahasia yang panjangnya dua puluh lima meter, lebarnya sepuluh hasta dan delapan meter. Di dalamnya terdapat kerangka raksasa yang dimakamkan tepat disamping sungai, mereka menyebutnya kolam suci.

Pada tahun 1889, dekat Kewanna ditemukan batu berdiri dan di bawahnya terdapat fosil raksasa. Sementara di Whitlock, raksasa lainnya juga ditemukan terkubur berkelompok dalam posisi duduk. Dalam laporan berjudul 'A History of Jennings County Indiana' yang diterbitkan pada tahun 1885, disebutkan bahwa pada tahun 1881 kerangka setinggi sembilan kaki ditemukan digundukan lokal, bersama dengan tubuh seorang anak berambut pirang. Pada tahun 1912 sebuah rahang sangat besar ditemukan, ciri-ciri unik memiliki baris gigi ganda.

Berita Manusia Raksasa

Situs Cahokia terletak di pertemuan utama sungai Mississippi, Missouri dan Illinois, tepatnya berada diseberang Sungai Mississippi (saat ini St Louis). Puncaknya terdiri dari 120 gundukan utama, gundukan biarawan merupakan yang terbesar berukuran 100 meter dengan dasar asli berkisar 1000 kaki. Pengukuran hingga ke dasar menunjukkan adanya kemiripan dengan Stonehenge dan Teotihuacan.

Selama penggalian gundukan pemakaman selatan Monks Mound, arkeolog menemukan fosil seorang pria dimakamkan yang ditempat tidur dihiasi lebih dari 20,000 manik-manik kerang yang tersusun dalam bentuk elang, dengan kepala burung muncul dibawah dan disamping kepalanya, sayap dan ekor bawah berada di lengan dan kakinya. Arkeolog juga menemukan lebih dari 250 kerangka lain, sejarawan meyakini bahwa hampir 62 persen merupakan korban berdasarkan tanda-tanda eksekusi ritual dan metode penguburan.

Pada tahun 1930, Don Dickson menemukan situs pemakan Neolitik terbesar didunia. Berada 90 km sebelah selatan Peoria di persimpangan Sungai Illinois. Bersama dengan University of Chicago, Dickson menggali 248 kerangka, situs ini diperkirakan memiliki lebih dari 3000 pemakaman, banyak perawakannya yang tidak biasa dan berukuran raksasa. Situs ini disebut Dickson Mounds Museum, mampu menarik perhatian 75,000 pengunjung per-tahun dimana mereka bisa melihat kerangka secara langsung. Pada tahun 1990, suku Indian setempat menyatakan bahwa situs ditutup dan fosil kembali dimakamkan dipemakaman suku mereka, meskipun tidak ada hubungan genetik antara fosil dan Indian setempat.

Laporan dari Oakland Tribune pada tahun 1926 tentang penemuan sebuah kota sepanjang enam mil di Nevada, menyebutkan adanya reruntuhan dalam garis berkelanjutan sepanjang enam mil dan lebarnya sekitar setengah mil. Garis-garis besar rumah batu terlihat jelas.

Pada tahun 1911, William Altmann asisten kurator Golden Gate Memorial Museum telah menemukan kerangka, gerabah, dan artefak di Port Costa, termasuk kerangka raksasa lebih dari tujuh meter. Kemudian pada tahun yang sama, Altmann melaporkan menemukan kerangka raksasa disebuah pulau Santa Barbara Channel. Pada tahun 1934, The Bakersfield California melaporkan bahwa Smithsonian dibawah arahan Dr WT Strong dan WM Walker menemukan 564 kerangka dan 4000 artefak dari serangkaian gundukan situs dekat Taft, California.


Peneliti di Winnsboro LA terlibat dalam sebuah proyek drainase, dia menemukan fosil ras raksasa setinggi dua belas meter. Tengkorak dalam keadaan sempurna dan beberapa tulang rahang cukup besar. Di Alabama, 400 kerangka yang digali di Moundville oleh Alabama Museum of Natural History memperkirakan bahwa beberapa kerangka hidup sejak tahun 3000 SM dengan spesimen terbesar tingginya 7 meter 6 inchi.

sumber: http://forum.viva.co.id/sejarah/1644731-manusia-raksasa-pernah-kuasai-pemerintahan.html

No comments:

Post a Comment