Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Wednesday, 11 February 2015

Gara-Gara Gambar Seksi `Berjalan` 500 Kendaraan Jadi Ringsek



Billboard yang memampangkan gambar seronok di Rusia, tercatat mengakibatkan ratusan kendaraan kecelakaan.
Saat mengemudikan sebuah kendaraan, sudah pasti dibutuhkan konsentrasi yang tinggi dari si pengemudi. Maka dari itu, distraksi kecil dari dalam kabin, seperti penggunaan ponsel pun dilarang tegas.
Nah, apa jadinya bila gangguan malah datang dari luar kendaraan alias pengendara lain?
Hal tersebut seperti yang terjadi di Rusia. dimana sebuah billboard yang memampang iklan yang terbilang seronok dapat mengakibatkan setidaknya lebih dari 500 kendaraan ringsek akibat kecelakaan yang terjadi di Moskwa tersebut.
Bila melihat iklan tersebut, pantas saja bila menyebabkan kecelakaan. Pasalnya iklan yang dipasang menyerupai billboard bergerak tersebut sengaja mempertontonkan payudara wanita seksi dalam ukuran besar.
Selain itu, iklan yang selayaknya hanya menjadi konsumsi orang dewasa tersebut menginvasi jalan raya menggunakan 30 truk yang dipakai bersliweran di jalan utama Moskwa.
Jadi bisa dipastikan, gambar yang provokatid bagi para pria tersebut pun berhasil menyebabkan beragam kecelakaan lalu lintas.
Menurut pengakuan saksi mata setempat, penyebab kecelakaan tentu saja pengendara yang terdistraksi terlalu lama 'melihat' bagian sensual dari wanita tersebut.
Atas ratusan kecelakaan yang terjadi, iklan dan pembuat iklan tersebut pun menuai amarah pengendara yang merasa dirugikan. Adalah Advtruck.ru, agensi di balik gambar alat vital wanita tersebut yang kena semprot.
Namun sang agensi berkilah jika hal tersebut hanya ditujukan untuk menunjukkan kepada calon klien baru mereka atas dampak masif dari iklan yang dipampang di truk berjalan.
Meski begitu, sang agensi pun menunjukkan tanggung jawabnya atas segala kejadian yang terjadi. Agensi tersebut dikatakan telah menjanjikan kompensasi atas kerusakan kendaraan yang diakibatkan dari ulah billboard berjalan tersebut.


SUMBER: DISINI

No comments:

Post a Comment