Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Thursday, 13 March 2014

Wanita Seksi Afrika Ini Dikecam Karena Warna Kulitnya Berubah Pakai Krim Pemutih

Banyak wanita masa kini yang yang selalu menggunakan krim pemutih setiap hari agar memiliki kulit yang lebih cerah padahal banyak produk krim pemutih yang beredar di pasaran tersebut mengandung bahan-bahan berbahaya.

Berbeda dengan produk pemutih yang diluncurkan oleh penyanyi pop asal Nigeria, Dencia yang dikecam karena membuat kulit asli orang Afrika menjadi putih. Penampilan Dencia berubah drastis sejak menggunakan krim pemutih miliknya yang dilabeli dengan nama 'Whitenicious'. Ia telah memakai produk kecantikannya sejak 2011 dan kini berubah drastis secara signifikan.

Produk kosmetik yang bisa mencerahkan kulit itu menimbulkan kontroversi. Banyak orang menganggap produknya membuat wanita kulit hitam membenci diri mereka sendiri. Ketika produk ini diluncurkan pada Januari, banyak respon negatif bertebaran di media sosial.
Dencia Whitelycious
Dencia kerap berpose sexy dalam mempromosikan produk krim pemutihnya
Penyanyi berambut panjang itu mengklaim bahwa produknya dijual untuk menghilangkan bintik-bintik hitam bukan memutihkan seluruh tubuh. Ia juga mengaku tidak terlalu peduli dengan kritik pedas yang dilontarkan banyak orang kepadanya.

"Ketika orang-orang membandingkan kulit saya yang dulu dan sekarang ini akan memberitahu ke yang lainnya kalau produk tersebut benar-benar bekerja. Coba tebak, banyak orang membelinya dan saya tidak peduli dengan kritik itu karena ini bisnis saya," ujar Dencia.
Dencia juga sepertinya tidak terlalu peduli dengan kemungkinan kandungan krim yang bisa menyebabkan kanker. Ketika ditanya mengenai hal itu, ia mengatakan kanker tidak selalu disebabkan oleh kandungan krim. Banyak hal di dunia ini yang dapat menyebabkan kanker.
Krim Pemutih
Perbedaan warna kulit dan penampilan Dencia sebelum (kiri) dan sesudah (kanan). Sangat kontras
Dencia pun mengatakan kalau tidak semua wanita menghabiskan uangnya untuk membeli produk pemutih. Itu pilihan setiap orang. Krim dijual dengan harga US$ 60 atau Rp 680 ribuan untuk ukuran kecil dan krim yang besar dibanderol dengan harga US$ 160 atau Rp 1,8 jutaan.
(Oddity Central, Whitenicious)
http://www.memobee.com/

No comments:

Post a Comment